belbuk

Toko Buku Online

Tips Flash Disk Supaya Kebal dari Malware

Tips ini saya dapatkan dari tabloid PC Plus, yang baru saya beli beberapa waktu yang lalu. Setiap pengguna komputer sekarang pasti tidak akan terlepas dari yang namanya flash disk, sebagai media penyimpanan yang paling praktis. Selain bentuknya yang kecil, kapasitasnya sangat besar ' kecil-kecil cabe rawit gitu lohhh'. Supaya tidak memperpanjang mukadimah, tips tersebut adaah sebagai berikut:

  1. Buat agar windows explorer menampilkan semua file, termasuk file yang disembunyikan. Caranya buka di folder option, lalu show hidden file termasuk recommedednya dilepas centangnya.

  2. Buka USB Flash disk (pastikan sudah bebas dari virus-virus jahat). Hapus file autorun.inf yang ada.

  3. Buat folder baru dengan nama "autorun.inf"

  4. Masuk ke folder yang baru saja dibuat.

  5. Buat file teks biasa pakai notepad dengan nama sembarangan. Nanti, nama file itu akan diubah dengan karakter-karakter dari bahsa Jepang, Korea, atau China.

  6. Kalau anda sudah instal Microsoft Office, coba buka di Character Map di Start, program, Accessories, System Tools, Character Map. Pilih font (Arial Unicode MS). Scroll kebawah sampai anda menemukan karakter-karakter Jepang, Korea, atau Cina. Klik ganda pada karakter yang dipilih. Beri saja 5 karakter untuk nama file.

  7. Klik copy

  8. Setelah itu, ubah nama (rename) file teks yang sudah dibuat. Klik kanan pada file, lalu klik rename.

  9. Tekan Ctrl + V untuk melakukan paste. Nama file pun sudah pakai karakter-karakter yang dipilih. bisa jadi yang muncul bukan huruf jepang, cina atau korea tapi kotak-kotak. Tidak apa apa itu normal.

  10. Selesai. Flash Disk  anda sekarang sudah aman dari malware. Kenapa Aman? Soalnya, malware tidak bisa membuat file autorun.inf. Dalam satu folder windows, tidak ada boleh nama file yang sama, bukan? Karena nama autorun.inf sudah kita pakai, malware tidak bisa pakai nama file itu. Pembuatan file teks dengan nama file menggunakan karakter dari bahasa jepang, korea, atau cina pun ada lasannya. Malware biasanya tidak mendukung Unicode sehingga karakter-karakter jepang, Korea, dan Cina pun tetap dianggap karakter windows. Malware pun akan gagal menghapus file itu.

  11. Selamat mencoba.

0 komentar:

Posting Komentar

Copyright 2011 Informasi dan Teknologi
Designed by MutiarabhuanaPowered by Blogger