belbuk

Toko Buku Online

Kiamat Tahun 2012 Benarkah Akan Terjadi


Beberapa hari ini, kita disuguhi oleh banyak ramalan tentang akhir kehidupan (kiamat). Isunya, tahun 2012, di hari ke-12 dan bulan ke-12, akan terjadi Kiamat. Banyak buku berbicara mengenai tema ini. Kata buku-buku itu, ramalan ini bukan tanpa dasar.



Bangsa Maya, salah satu suku di pedalaman Amerika Tengah, memiliki kalender hari kiamat. Berita terbaru menyebutkan bahwa suku Maya sudah meralat dan mengklarifikasi kalender tentang kiamat tersebut. Bagaimanakah seharusnya umat Islam melihat permasalahan ini?



Suatu hari, Allah SWT mengutus Malaikat Jibril menemui Rasulullah SAW guna mengajarkan beberapa hal tentang agama kepada umatnya, salah satunya tentang hari kiamat. Jibril bertanya, ''Kapankah hari kiamat itu?'' Rasulullah menjawab, ''Yang ditanya tidak lebih tahu daripada yang bertanya.'' (HR Bukhari-Muslim).



Dalam Alquran, Allah berfirman tentang hal-hal gaib yang tidak diketahui oleh siapa pun, kecuali Dia. ''Sesungguhnya, Allah hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang hari kiamat dan Dia-lah yang menurunkan hujan dan mengetahui apa yang ada dalam rahim. Dan, tiada seorang pun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan diusahakannya besok. Dan, tiada seorang pun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sesungguhnya, Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengawasi.'' (QS Luqman [31]: 34).



Hari kiamat atau bisa juga disebut dengan hari akhir adalah hari ketika alam semesta hancur. Kehancuran yang luar biasa dan masif. Tidak ada yang selamat dari kehancuran ini.



Inilah yang disebut dalam bahasa agama dengan kiamat kubro: kiamat besar yang mengakhiri kehidupan dunia dan berganti dengan kehidupan akhirat. Pada hari itu, semua makhluk hidup mati, kecuali Allah Yang Mahahidup. ''Semua yang ada di bumi itu akan binasa. Dan, tetap kekal zat Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan.'' (QS Arrahmaan [55]: 26-27).



Hari kiamat pasti terjadi. Adapun mengenai waktu pastinya, tidak ada seorang manusia pun yang mengetahuinya. Bahkan, Rasulullah sendiri tidak diberi tahu waktunya, apalagi manusia biasa. Ramalan manusia, dengan berbagai argumen ilmiahnya, hakikatnya merupakan dugaan, tidak mungkin dijadikan pegangan atau keyakinan.



Ramalan tentang kiamat hanya bisa dijadikan sebagai peringatan tambahan kepada manusia agar senantiasa mengingat Allah. Kiamat bisa saja terjadi hari ini, besok, lusa, dan kapan pun jika Allah berkehendak. Pesan penting dari dirahasiakannya hari kiamat adalah agar manusia selalu waspada dan mawas diri untuk tidak terlena dengan kenikmatan duniawi. (republika.co.id)

6 komentar:

Desain Lansekap mengatakan...

Ya yang terpenting sekarang kita selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT. Silahkan saja memberi hasil ilmiah atau pengetahuan. Pokoknya semua yang berhubungan dengan kiamat adalah kuasaNya...

GoMe Computer mengatakan...

kiamat adalah rahasia ALLAH. SWT

yr mengatakan...

memang betul kiamat merupakan rahasia Sang Pencipta,
namun kita juga harus melihat bahwa disekitar kita telah terdapat tanda-tanda bahwa kiamat memang sudah dekat...
Wallahualam...

Abu Ghalib mengatakan...

hanya org2 sombonglah yg selalu merasa lebih tahu apa yg sebenarnya dirahasiakan oleh Allah swt, lihat saja ramalan2 seperti itu pasti datangnya dari dunia barat yg memang terbukti merupakan makhluk yg paling sombong di muka bumi. orang mukmin yg sejati tidak akan pernah berusaha memeasuki alam yg diluar batas kemampuan manusia.

btw salam kenal ya, kunjungan pertama nich!?

Toko Buku Online mengatakan...

yagn penting itu sudah ada yang rencanakan..
Tuhan Tidak Embiarkan Umat nya bersedih ko..
aku yakin pada Tuhan aja..

Obbie Afri Gultom mengatakan...

Memang seharusnya isu ini tidak pantas untuk dipercaya, tapi bagaimana jika hal tersebut benar. Kita lihat saja tanda-tandanya itu merupakan alasan yang kuat menandakan baha kiamat sudah dekat. toh sejauh ini semua Agama Meyakini adanya Hari Terakhir (Kiamat)..Bahkan suku yang tak Beragama sekalipun (Animisme) percaya akan adanya Kiamat.
Yang perlu disini bukan dari isu kiamat melainkan sikap kita dalam mengantisipasi hari kiamat itu sendiri. Apakah kita siap?. Jangan kita hanya menolak isu tersebut dengan alasan Tidak ada satupun manusia yang dapat memprediksi hari kiamat, padahal dalam hati kita rasa takut akan kiamat itulah yang mengendalikan kita agar mengutuk ramalan suku maya ini.
Kesimpulannya benara atau tidaknya Isu kiamat tersebut kit harus benar-benar siap, apapun yang terjadi kalau kita siap toh isu ini bakal basi.
----------------------Peace from master pieces-------------

Posting Komentar

Copyright 2011 Informasi dan Teknologi
Designed by MutiarabhuanaPowered by Blogger